Cara menjaga rasa cinta kepada pasangan kekasih kita

Banyak maslah yang timbul walaupun kita saling mencintai, hal lain yang bisa membuat hancurnya hubungan bisa saja dari rasa salah paham. Bicara masalah menjaga cinta, untuk tiap-tiap pasangan muda atau yang baru saja menikah, serta sedang dirundung cinta, tentulah idealisme “cinta sampai mati” atau “cinta sampai tua” itu tetap dipegang kuat-kuat. Apalagi yang sesumbar lalu banyak, dengan tidak malu-malu berciuman di depan umum, atau terlalu berlebih saat mengumbar kemesraan yang lain.

Bukan hanya pasangan yang akan menikah, pasangan kekasih yang sedang pacaran pun sling mengiginkan cinta pada masing-masing pasangan terjaga dengan baik. Cinta bukan hanya sekedar hanya kata-kata, itu yang senantiasa saya pegang. kerapkali, saya mendapatkan pasangan-pasangan yang berpacaran sepanjang bertahun-tahun, tetapi tidak bisa menjaga rumah tangganya kian lebih dua tahun, atau apalagi cuma hitungan bln. saja. tragis.

1. Tunjukan komitmen anda dengan pasangan
Saat kamu memutuskan untuk menikah, ada baiknya jika kamu berdua membuat sebuah komitmen-komitmen yang dapat disepakati bersama. Termasuk mencari solusi atau jalan-jalan untuk memecahkan permasalahan. Jika sedari awal telah ada komitmen, maka kehidupan pernikahan akan semakin mudah.

2. Jangan merasa sombong
Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Cintailah pasangan dengan tidak berlebihan. Ingatlah, bahwa hanya Allah Yang paling berhak untuk kita cintai secara utuh dan sempurna. Jangan sekali-kali mengumbar kemesraan kamu di depan umum, terutama anak-anak yang belum cukup umur. Sewajarnya sajalah. Cukup orang mengetahui bahwa kamu dan si dia saling mencintai dan hidup bahagia.

3. Jaga terus komunikasi
Selalu komunikasikan apa yang kamu rasakan terhadap hubungan-hubungan kamu dengan pasangan kamu, ungkapkan apa yang kamu inginkan dan kamu harapkan darinya. Carilah waktu-waktu yang tepat untuk berbicara berdua saja. Misalnya, kamu bisa merencanakan “kencan” berdua tanpa anak-anak.

4. Saling mempercayai dan saling mengerti
Cinta saja memang tidak cukup. Jika kehidupan pernikahan kamu selalu diwarnai dengan ketidakpercayaan dan saling curiga, juga ketidakpengertian, kurangnya empati, maka berhati-hatilah. Segera perbaiki “warna” yang tidak sehat ini. Berikan kepercayaan pada pasangan kamu, dan jagalah kepercayaan yang ia berikan pada kamu. Miliki empati, pengertian, dan kepedulian terhadap hal-hal kecil yang penting baginya. Dengan demikian, cinta akan bertahan lebih lama.

5. Cepat akur
Bertengkar boleh-boleh saja. Itu sudah menjadi salah satu bumbunya pernikahan. Tapi, yang terpenting adalah segera akur dan berbaikan kembali. Kemarahan yang berkepanjangan membuat hidup menjadi dingin dan kaku. Jika sudah begitu, akan sulit untuk menghangatkan kembali cinta kamu.

6. Carilah “nilai” di mata pasangan kamu
Ada banyak cara yang boleh kamu coba untuk memperoleh nilai di mata pasangan kamu, kata John Gray dalam bukunya Men Are From Mars Women Are From Venus, di antaranya adalah:

  1. Ajukan pertanyaan-pertanyaan khusus mengenai harinya, yang menunjukkan kesadaran mengenai apa yang ingin dilakukannya.
  2. Bawakan ia bunga-bunga potong sebagai kejutan maupun pada kesempatan istimewa.
  3. Pujilah dia atas penampilannya.
  4. Hargai perasaan-perasaannya jika ia marah.
  5. Tawarkan bantuan padanya bila ia kelelahan.
  6. Jika kamu pulang terlambat, teleponlah dia dan beritahukan padanya.
  7. Peluklah ia empat kali sehari.
  8. Teleponlah ia dari kantor meski hanya untuk menyampaikan padanya, “Aku cinta padamu”
  9. Perhatikan jika tempat sampah penuh, tawarkan padanya untuk membuangkan sampah.
  10. Lakukanlah jalan-jalan romantis singkat.
  11. Tawarkanlah membawa belanjaan.
  12. Ciptakan saat-saat istimewa untuk berdua-duaan.
  13. Ciumlah dia dan katakan selamat tinggal jika kamu pergi.
  14. Beri tahu dia bahwa kamu rindu padanya saat kamu pergi jauh.
  15. Kejutkanlah dia dengan surat atau puisi cinta. 

7. Selalu Jujur
Jangan menyepelekan hal seperti ini, menyembunyikan sesuatu yang bisa membuat kesalahpahaman akan menjadi bom waktu yang suatu saat bisa meledak, walaupun anda tidak bermaksud negatif.

error: Content is protected !!